Mengenal Tentang Elektrokardiogram (EKG)

09

Feb

Mengenal Tentang Elektrokardiogram (EKG)

Mengenal Tentang Elektrokardiogram (EKG)

EKG atau Elektrokardiogram merupakan sebuah tes yang digunakan untuk mengukur dan merekam aktivitas listrik jantung. Tes ini dilakukan dengan bantuan mesin pendeteksi impuls listrik yang disebut dengan elektrokardiograf yang akan menerjemahkan impuls listrik menjadi grafik yang ditampilkan pada layar pemantau.

Dokter akan menempelkan elektrode, umumnya berjumlah 10 atau 12 buah, berbahan plastik dan berukuran kecil, di dada, lengan, dan tungkai. Elektrode disambungkan dengan kabel-kabel ke mesin elektrokardiograf. Aktivitas listrik jantung kemudian diukur dan dicetak oleh mesin EKG serta diinterpretasi oleh dokter sebagai penunjang diagnosis. EKG tidak sakit karena tanpa pengaliran arus listrik dan tanpa sayatan.

Elektrokardiogram

Dokter akan merekomendasikan pasien untuk melakukan EKG apabila mengalami gejala-gejala gangguan jantung seperti nyeri dada, sulit bernapas, napas terasa berat, cepat lelah, lemas, jantung yang berdebar dengan cepat padahal tidak sedang beraktivitas berar dan gangguan irama jantung. EKG dapat digunakan untuk mendeteksi kondisi seperti serangan jantung, penyakit jantung koroner, gangguan elektrolit, keracunan, efek samping obat, dan evaluasi efektivitas dari alat pacu jantung.

Jenis-Jenis EKG (Elektrokardiogram)

Terkadang kelainan jantung tidak bisa terdeteksi dengan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) standar, karena kelainan tersebut bisa hilang timbul dan mungkin saat pemeriksaan bisa saja sedang tidak muncul. Maka dari itu terdapat beberapa jenis pemeriksaan aktivitas listrik jantung yang sedikit berbeda dengan pemeriksaan EKG standar yaitu :

1. Stress test (EKG Treadmill).
EKG treadmill dilakukan perekaman aktivitas listrik saat pasien sedang melakukan aktivitas. Selain treadmill, pasien juga bisa diminta untuk mengayuh sepeda statis selama tes berlangsung.

2. Holter monitor.
Alat kecil ini bisa dikalungkan di leher dan elektrode-elektrode ditempelkan di dada. Holter monitor mampu merekam EKG secara berkelanjutan dengan durasi 1-2 hari. Pasien diperbolehkan melakukan kegiatan seperti biasa ketika menggunakan holter monitor, asalkan elektrode dan alat holter monitor tetap kering. Dokter akan meminta pasien untuk mengingat kejadian yang sedang dilakukan yang mengakibatkan perubahan aktivitas listrik jantung.

Tes EKG (Elektrokardiogram) Melalui SehatQ.com

Apabila anda memiliki gejala-gejala seperti yang telah dijelaskan di atas dan semakin parah setiap harinya, segera kunjungi rumah sakit terdekat untuk melakukan pemeriksaan. Dokter akan menyarankan apakah harus melakukan EKG atau tidak karena tidak semua gejala yang terjadi memerlukan EKG.

Apabila masih ragu dengan gejala yang baru saja dialami belum lama, anda bisa berkonsultasi dengan dokter secara online tanpa perlu ke rumah sakit yaitu melalui SehatQ.com. Anda bisa menceritakan gejala yang dialami dan dokter akan memberikan arahan apa yang harus dilakukan apakah perlu memeriksakan diri ke dokter atau cukup dengan mengonsumsi obat dan beristirahat saja.

Apabila disarankan untuk mengunjungi rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut, anda bisa memanfaatkan fitur booking dokter dari sehatQ.com. Anda bisa langsung memesan dokter yang sesuai dengan kebutuhan serta bisa memilih rumah sakit mana tempat anda ingin berobat. Akan tertulis jelas semua informasi lengkap mulai dari nama, lokasi, kategori dokter, dan lain sebagainya.

Jangan takut untuk memeriksakan diri ke rumah sakit karena kesehatan itu sangat berharga. Apabila anda merasa ada yang tidak beres dan tidak biasa dengan tubuh namun tidak memiliki waktu luang, manfaatkan SehatQ.com untuk membantu anda menjawab semua pertanyaan seputar kesehatan yang ada di kepala dan memastikan apakah anda memang harus menyisihkan waktu untuk ke rumah sakit. Jagalah kesehatan sebaik mungkin dan jangan sampai kesehatan semakin menurun dan parah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *